CEGAH BULLYING SEJAK DINI! KAPOLSEK KAPUAS TURUN LANGSUNG KE SMP TORSINA, PELAJAR DIINGATKAN SOAL KEKERASAN DAN TERTIB BERLALU LINTAS
SANGGAU, Sekalbarnews.my.id — Upaya mencegah perundungan (bullying), kekerasan di lingkungan sekolah, hingga pelanggaran lalu lintas terus dilakukan jajaran Polsek Kapuas. Kali ini, Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, S.H., turun langsung ke SMP Torsina melalui program Go to School untuk memberikan edukasi dan mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam kegiatan tersebut, Iptu Marianus didampingi Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Kapuas. Kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan sekolah menjadi langkah preventif untuk menanamkan kesadaran hukum sekaligus membangun karakter generasi muda sejak dini.
Tiga persoalan menjadi perhatian utama dalam sosialisasi tersebut, yakni bahaya bullying, pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah, serta pentingnya disiplin dan keselamatan berlalu lintas.

BULLYING BUKAN CANDAAN, DAMPAKNYA BISA SERIUS
Dalam penyampaian materi, para siswa diberikan pemahaman bahwa bullying bukan sekadar candaan atau bentuk kenakalan biasa. Perundungan, baik melalui tindakan fisik, ucapan, maupun media sosial, dapat meninggalkan dampak serius bagi korbannya.
Selain mengganggu kenyamanan belajar, tindakan tersebut juga berpotensi menimbulkan tekanan psikologis dan menghambat perkembangan korban.
Para pelajar diingatkan agar tidak saling merendahkan, menghina, mengintimidasi, ataupun melakukan tindakan yang menyakiti teman sendiri. Sikap saling menghormati harus menjadi budaya dalam kehidupan sekolah.
Kepolisian juga mendorong para siswa agar tidak takut melapor kepada guru maupun pihak terkait apabila mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan dan kekerasan.
KEKERASAN DI SEKOLAH JANGAN DIBIARKAN
Persoalan kekerasan di lingkungan pendidikan juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi setiap siswa untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita, bukan justru menjadi tempat terjadinya intimidasi maupun tindakan kekerasan.
Melalui edukasi ini, para siswa diharapkan memahami pentingnya menjaga sikap, mengendalikan emosi, serta menyelesaikan persoalan tanpa menggunakan kekerasan.

PELAJAR JUGA DIINGATKAN SOAL KESELAMATAN JALAN RAYA
Tidak hanya persoalan di lingkungan sekolah, Kapolsek Kapuas bersama personel juga memberikan edukasi tentang disiplin berlalu lintas.
Para siswa diingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan ketika berada di jalan raya.
Kesadaran berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini agar para pelajar tidak menganggap remeh aturan yang dibuat demi melindungi keselamatan pengguna jalan.
Program Go to School ini sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kapuas berharap para siswa SMP Torsina tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan yang ingin ditanamkan jelas: jangan menjadi pelaku bullying, jangan melakukan kekerasan, dan jangan mengabaikan keselamatan di jalan raya.
Sebab, membangun generasi muda yang berkarakter, disiplin, saling menghargai, dan taat hukum bukan hanya tanggung jawab sekolah maupun kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama.
Pewarta : A. R