Skip to content
PT. AKTUAL MULTI MEDIA PT. AKTUAL MULTI MEDIA PT. AKTUAL MULTI MEDIA
PT. AKTUAL MULTI MEDIA PT. AKTUAL MULTI MEDIA PT. AKTUAL MULTI MEDIA
  • Beranda
  • Internasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Sosial & Budaya
  • OlahRaga
  • Opini
  • TENTANG
  • BOX REDAKSI
  • Beranda
  • Internasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Sosial & Budaya
  • OlahRaga
  • Opini
  • TENTANG
  • BOX REDAKSI
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
PT. AKTUAL MULTI MEDIA PT. AKTUAL MULTI MEDIA PT. AKTUAL MULTI MEDIA
PT. AKTUAL MULTI MEDIA PT. AKTUAL MULTI MEDIA PT. AKTUAL MULTI MEDIA
  • Beranda
  • Internasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Sosial & Budaya
  • OlahRaga
  • Opini
  • TENTANG
  • BOX REDAKSI
  • Beranda
  • Internasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Sosial & Budaya
  • OlahRaga
  • Opini
  • TENTANG
  • BOX REDAKSI
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Daerah/Pertalite Tembus Rp17.000 per Liter di Balai Berkuak, Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM Subsidi Disorot
DaerahEkonomi & Bisnis

Pertalite Tembus Rp17.000 per Liter di Balai Berkuak, Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM Subsidi Disorot

By admin
Oktober 27, 2026 4 Min Read
0
Spread the love

KETAPANG, seKalbarNews.my.id — Harga eceran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Balai Berkuak, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, dilaporkan mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter. Tingginya harga tersebut memicu keresahan masyarakat sekaligus menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan distribusi BBM bersubsidi di wilayah tersebut.

Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar untuk menunjang aktivitas sehari-hari, warga justru mengeluhkan sulitnya mendapatkan Pertalite. Antrean panjang dan terbatasnya ketersediaan BBM disebut menjadi persoalan yang terus membebani masyarakat.

Situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar: mengapa masyarakat masih kesulitan memperoleh BBM subsidi, sementara harga eceran di tingkat kios dilaporkan jauh lebih tinggi daripada harga resmi?

Persoalan tersebut membutuhkan penelusuran menyeluruh dari instansi terkait agar penyebab kelangkaan, tingginya harga eceran, dan dugaan penyimpangan distribusi dapat diketahui secara terang.

Antrean Panjang dan Dugaan Modifikasi Kendaraan Jadi Sorotan

Sejumlah warga menyoroti keberadaan kendaraan roda dua dan roda empat yang diduga telah dimodifikasi untuk mengangkut BBM dalam jumlah tertentu saat mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, jumlah kendaraan roda dua yang diduga digunakan untuk mengantre BBM mencapai sekitar 200 unit. Sementara itu, kendaraan roda empat yang diduga mengalami modifikasi serupa disebut berjumlah puluhan unit.

Namun, angka tersebut masih memerlukan verifikasi melalui pemeriksaan langsung oleh pihak berwenang. Belum dapat dipastikan pula apakah seluruh kendaraan tersebut terlibat dalam penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

Meski demikian, informasi tersebut layak ditindaklanjuti apabila terdapat indikasi pengumpulan BBM dalam jumlah besar yang tidak sesuai dengan ketentuan penyaluran.

Warga yang membeli BBM untuk kebutuhan pribadi maupun usaha kecil berharap memperoleh akses yang adil. Mereka khawatir antrean yang panjang dan dugaan pembelian dalam jumlah besar oleh pihak tertentu dapat mempersempit kesempatan masyarakat mendapatkan bahan bakar.

Pengakuan Pengantri Sebut Keuntungan Rp2.500 per Liter

Sorotan masyarakat semakin menguat setelah muncul pengakuan seorang pengantri BBM yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Dalam sebuah wawancara, narasumber tersebut mengaku memperoleh keuntungan sekitar Rp2.500 per liter dari BBM subsidi yang diantrekan dan kemudian dijual kepada pihak penampung.

Pengakuan tersebut menjadi informasi awal yang perlu diverifikasi lebih lanjut. Aparat penegak hukum perlu menelusuri asal BBM, pola pembelian, pihak yang menerima pasokan, serta tujuan penjualan kembali apabila dugaan tersebut didukung bukti yang memadai.

Keterangan satu narasumber tidak serta-merta membuktikan adanya tindak pidana. Karena itu, pemeriksaan terhadap saksi, dokumen transaksi, dan bukti pendukung lainnya diperlukan untuk memastikan apakah praktik yang diceritakan tersebut melanggar ketentuan hukum.

Jika dugaan tersebut terbukti, persoalannya bukan sekadar keuntungan dari penjualan kembali BBM, melainkan juga menyangkut ketepatan sasaran subsidi yang seharusnya dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Harga Eceran Tinggi, Pengawasan Distribusi Dipertanyakan

Harga Pertalite yang dilaporkan mencapai Rp17.000 per liter menjadi perhatian tersendiri karena berpotensi menambah beban pengeluaran masyarakat, terutama warga yang bergantung pada kendaraan bermotor untuk bekerja dan menjalankan usaha.

Meski demikian, tingginya harga di tingkat pengecer tidak dengan sendirinya membuktikan adanya penimbunan atau penyalahgunaan BBM subsidi. Diperlukan penelusuran mengenai sumber pasokan, biaya distribusi, mekanisme penjualan, dan kemungkinan pelanggaran ketentuan yang berlaku.

Aparat dan instansi terkait diharapkan tidak hanya memantau antrean di SPBU, tetapi juga menelusuri rantai distribusi BBM hingga ke tingkat pengecer apabila ditemukan indikasi penyimpangan.

Pemeriksaan juga perlu memastikan apakah pembelian BBM dilakukan sesuai ketentuan, termasuk kepatuhan terhadap mekanisme pendataan atau penggunaan QR Code apabila diwajibkan bagi konsumen yang bersangkutan.

Dengan demikian, pengawasan tidak berhenti pada lokasi pengisian, tetapi turut menyasar dugaan penyimpangan yang mungkin terjadi setelah BBM meninggalkan SPBU.

Warga Desak Polsek dan Instansi Terkait Turun Tangan

Masyarakat berharap Polsek yang berwenang di wilayah Balai Berkuak dan Kecamatan Simpang Hulu segera menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut sesuai kewenangannya.

Warga meminta agar dugaan penampungan BBM subsidi dalam jumlah besar diperiksa secara profesional, objektif, dan transparan. Apabila ditemukan bukti pelanggaran, pihak yang terbukti terlibat diharapkan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain aparat penegak hukum, instansi yang memiliki kewenangan dalam pengawasan distribusi BBM juga diharapkan melakukan evaluasi terhadap penyaluran Pertalite di wilayah tersebut.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah distribusi telah berjalan sesuai ketentuan, apakah terdapat pola pembelian yang tidak wajar, serta apakah pasokan yang tersedia telah menjangkau masyarakat sesuai peruntukannya.

Warga juga berharap pemerintah daerah turut berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan ketersediaan dan tingginya harga eceran BBM.

Publik Menanti Penjelasan dan Tindakan Nyata

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai dugaan modifikasi kendaraan, penampungan BBM subsidi, dan keuntungan dari penjualan kembali masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Belum terdapat keterangan resmi yang dapat memastikan kebenaran seluruh dugaan tersebut.

Oleh karena itu, klarifikasi dari pihak pengelola SPBU terkait, aparat penegak hukum, dan instansi yang berwenang dalam pengawasan distribusi BBM menjadi penting untuk memberikan gambaran yang utuh kepada masyarakat.

Pihak-pihak terkait diharapkan dapat menjelaskan kondisi pasokan Pertalite di Balai Berkuak, mekanisme pengawasan terhadap pembelian dalam jumlah besar, serta langkah yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan warga.

Masyarakat berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai distribusi BBM subsidi. Di sisi lain, setiap dugaan pelanggaran harus diperiksa berdasarkan bukti dan melalui prosedur hukum yang berlaku.

Kini, pertanyaan yang menunggu jawaban bukan hanya mengapa Pertalite di tingkat pengecer dilaporkan mencapai Rp17.000 per liter, melainkan juga bagaimana memastikan distribusi BBM subsidi berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

Publik menanti langkah nyata. Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan BBM untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan sehari-hari justru terus terbebani oleh antrean panjang, keterbatasan pasokan, dan tingginya harga eceran.

Catatan redaksi: Informasi mengenai jumlah kendaraan, dugaan penampungan, dan keuntungan dari penjualan kembali BBM masih memerlukan verifikasi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak SPBU, aparat penegak hukum, instansi terkait, serta pihak lain yang disebut atau berkepentingan dalam pemberitaan ini.

TimRed

Tags:

Balai BerkuakBBM SubsidiHETKetapangPertaliteSPBU
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

NAMA ERDAN TERSERET ISU TAMBANG EMAS ILEGAL, TEGAS MEMBANTAH: SAYA TIDAK TERLIBAT DAN TIDAK PERNAH BERTRANSAKSI EMAS!

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Pertalite Tembus Rp17.000 per Liter di Balai Berkuak, Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM Subsidi Disorot
  • NAMA ERDAN TERSERET ISU TAMBANG EMAS ILEGAL, TEGAS MEMBANTAH: SAYA TIDAK TERLIBAT DAN TIDAK PERNAH BERTRANSAKSI EMAS!
  • Craft Amazing Blogs That Hook Readers
  • Behind the Mask of Anonymous Power
  • How to Stay Creative When Life Gets Busy

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Oktober 2026
  • Oktober 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Pertalite Tembus Rp17.000 per Liter di Balai Berkuak, Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM Subsidi Disorot
    oleh admin
    Oktober 27, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    oleh admin
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    oleh admin
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    oleh admin
    Oktober 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — PT. AKTUAL MULTI MEDIA. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme