Sempat Bikin Waswas, Paskibraka Tetap Tenang dan Sigap Hadapi Kendala Teknis Pengibaran Merah Putih
SANGGAU, Sekalbarnews.my.id — Momen menegangkan terjadi dalam prosesi pengibaran bendera Merah Putih pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Kabupaten Sanggau, Rabu (28/10/2026).
Saat prosesi pengibaran berlangsung, kait bendera mengalami kendala dan terlepas dari tali. Situasi tersebut sempat membuat Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, yang bertindak sebagai pemimpin upacara, merasa waswas.
Namun, di tengah situasi tak terduga itu, anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tetap menunjukkan ketenangan dan kesigapan. Mereka melakukan penyesuaian sehingga prosesi pengibaran bendera tetap dapat dilanjutkan.
Susana mengaku sempat menduga kendala tersebut terjadi karena tali bendera putus. Kekhawatiran itu muncul karena jika tali benar-benar putus, prosesi pengibaran tentu akan menghadapi persoalan yang lebih serius.
“Kalau saya lihat, mereka tetap tenang. Luar biasa, justru saya yang agak waswas. Namun, ternyata mereka tetap pada posisi tenang dan segera melakukan penyesuaian,” ujar Susana saat diwawancarai wartawan seusai upacara.
Susana kemudian menjelaskan bahwa kendala yang terjadi bukan karena tali bendera putus, melainkan kait bendera yang terlepas.
“Tadi kaitannya lepas dari talinya dan ini terkadang di luar dugaan. Pemikiran saya tadi talinya putus. Waduh, saya malah berdoa siapa yang bisa. Namun, saya lihat rupanya kaitannya lepas dari tiang bendera. Kalau seandainya talinya putus, ini gagal total,” jelasnya.
Menurut Susana, ketenangan yang ditunjukkan para anggota Paskibraka menjadi salah satu hal yang patut diapresiasi. Dalam kondisi yang tidak sesuai perkiraan, mereka dinilai mampu tetap fokus menjalankan tugas.
Baginya, sikap tersebut bukan sekadar persoalan teknis dalam sebuah upacara, tetapi juga mencerminkan karakter generasi muda yang mampu menghadapi situasi sulit dengan tetap tenang dan bertanggung jawab.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini.
“Terima kasih, apresiasi kepada anak-anak Paskibraka yang bertugas hari ini. Kalian adalah bagian dari generasi yang dalam situasi kondisi bangsa Indonesia yang tidak tenang, tetapi kalian tetap tenang memberikan kontribusi yang nyata. Artinya, inilah contoh teladan yang patut kita teladani,” tegas Susana.
Ia berharap semangat, disiplin, keberanian, dan ketenangan yang ditunjukkan Paskibraka dapat menjadi contoh bagi generasi muda di Kabupaten Sanggau.
Menurutnya, peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat persatuan serta mendorong generasi muda agar terus memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.
“Selamat Hari Sumpah Pemuda tahun 2026, tetap berkarya,” pungkasnya.
Kendati sempat terjadi kendala teknis saat proses pengibaran bendera, rangkaian upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Kabupaten Sanggau tetap berlangsung tertib dan khidmat hingga selesai.
Momen tersebut sekaligus menunjukkan bahwa ketenangan dalam menghadapi situasi tak terduga menjadi bagian penting dari keberhasilan menjalankan sebuah tugas.
Reporter : P. R